Tuesday, February 14, 2012, 20:59

Butuh Kreatifitas untuk Mewujudkan Kota Layak Huni

Bulan lalu, tepatnya tanggal 20 Januari 2011, Forum Freedom of Sharing (FreSh) Surabaya membincangkan tema Kota Layak Huni. Komite FreSh Surabaya mengadirkan MADcahyo dari deMAYA, Gunawan Tanuwidjaya seorang urban planner, dan Chatrine Siswoyo dari The Project Plus Philips Indonesia.

Di Rodo Cafe Surabaya, sebelum acara dimulai, para peserta acara disuguhi makan malam yang enak dan musik akustik yang merdu. Sambil menyantap makan malam, Givo memainkan gitarnya, dan menyanyikan beberapa lagu lama. Peserta pun menikmati.

Setelah semua siap, acara dibuka pembawa acara Shinta (@Mbakchin). Shinta menerangkan sekilas tentang FreSh Surabaya dan latar belakang mengapa tema Kota Layak Huni perlu dibahas. Banyak orang menggantungkan hidupnya kepada kota. Jadi, perlulah kiranya membuat kota menjadi tempat yangt nyaman untuk dihuni. Kemudian, Shinta memperkenalkan masing-masing pembicara dan memanggil MADcahyo untuk presentasi, mensharingkan pengalamannya.

MADcahyo memulai presentasinya dengan mengenalkan komunitas deMAYA (Desainer Muda Surabaya). DeMAYA terbentuk pada 28 Juli 2006. Komunitas ini terbuka bagi desainer dan siapa saja yang ingin berbagi ide-ide kreatif tentang desain. Yang tergabung di deMAYA hingga sekarang ini, ada dari desain grafis, produk, arsitek, dan lainnya. DeMAYA merupakan komunitas terbuka. Para member komunitas berinteraksi melalui milis demaya@yahoogroups.com. Salah satu karya anggota-anggota deMAYA adalah tata design, lampu, arsitektur Taman Pelangi Surabaya di Jl. Ahmad Yani, Surabaya.

Selanjutnya, MADcahyo masuk ke bahasan tentang kota. Ia menunjukkan peta Surabaya jaman dulu, kemudian membandingkannya dengan peta jaman sekarang. Dari peta tersebut terlihat bahwa Surabaya adalah kumpulan kampung yang terisolasi satu sama lain oleh jalan raya dan bangunan-bangunan publik bertingkat. Misalnya, kampung di belakang Tunjungan Plasa, kampung di belakang Gramedia Expo, dan kampung di dekat AJBS yang bahkan hanya terdiri atas satu lorong gang.

Menurut MADcahyo, sebaiknya kampung-kampung yang terisolasi tersebut dihubungkan satu sama lain. Sehingga kampung yang menjadi creative hot spot dan creative cluster ini bisa menjadi creative network. Untuk penataan kota Surabaya yang kreatif, MADcahyo memunculkan ide menata tata lampu kota Surabaya sesuai karakteristik masing-masing kawasan.

Presentator kedua adalah Gunawan Tanuwidjaya atau yang biasa dipangging GunTee. GunTee adalah seorang urban planner dan dosen arsitektur UK Petra. Dalam prsentasinya, GunTee memaparkan ide Jane Jacobs tentang livable cities (kota layak huni). Setidaknya, ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan mengenai kelayakan huni sebuah kota, antara lain: cities as ecosystems, mixed-use development, dan bottom-up community planning.

Seperti yang diulas pula dalam indonesiakreatif.net, Cities as ecosystems maksudnya, fungsi jalan-jalan, bangunan-bangunan, dan hubungan ketetanggaan diibaratkan sebuah organisme yang dinamis dan saling berinteraksi. Mixed-use development diartikan sebagai pembangunan perkotaan yang spontan dan ‘berantakan’ bisa dikolaborasikan dengan masyarakatnya sebagai elemen yang krusial bagi pembangunan ekonomi. Sementara itu, bottom-up community planning, dimaksudkan agar keahlian dan keterampilan lokal dijadikan ujung tombak dalam pembangunan komunitas.

GunTee juga mengenalkan kerangka sustainable urban development, yang terdiri atas tiga aspek utama, yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dari segi ekonomi, pembangunan kota yang berkelanjutan itu harus memiliki transportasi umum yang memadai, fasilitas pembiayaan yang memadai dan tenaga kerja yang sehat, dan ditunjang oleh pemanfaatan SDA yang berkelanjutan. Dari sisi sosial, sebuah kota harus memiliki aturan hukum yang jelas, fasilitas umum dan sosial yang memadai, aman dari gangguan kriminalitas, dan berkelanjutan dengan warisan sejarah yang terpelihara.

Sementara dari sudut lingkungan, kota layak huni itu mesti aman dari gangguan bencana, bebas dari polusi, produktif karena tingkat kesehatan masyarakat yang meningkat, dan berkelanjutan dengan pengurangan dampak pembangunan yang buruk, seperti emisi karbon.

Satu lagi, presentator dalam acara FreSh Surabaya malam itu adalah Chatrine yang menjelaskan program The ‘+’ Project PT Philips Indonesia. Dalam program tersebut ada tiga tema yang dikompetisikan, yaitu kota layak huni, hidup sehat, dan akses layanan kesehatan. The ‘+’ Project adalah kompetisi yang mengajak peserta untuk mengirimkan ide-ide kreatif seputar cara mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini dengan merujuk pada tiga tema tersebut. Beberapa ide terbaik akan diwujudkan oleh Philips. Informasi tentang program ini bisa dilihat di web: philips.co.id/plus

Setelah semua presentator sharing, acara break sejenak untuk jamuan snack, tea/ coffe, game mengetweet cepat, dan sajian musik akustik. Para peserta sangat antusias mengikuti game lomba mengetweet cepat. Malam itu ada banyak hadiah yang dipersembahkan Philips Indonesia.

Sesi tanya jawab pun tak kalah menarik. Banyak peserta bertanya dan sharing. Acara ditutup dengan foto bersama. Terima kasih untuk semua peserta yang sudah hadir, untuk semua yang sudah mendukung acara, dan Philips Indonesia sebagai sponsor acara. Sampai ketemu di sesi sharing selanjutnya.

Postingan Terkait

Tinggalkan Komentar

*

imam
Telah Menulis 185.

Excited in offline and online marketing communications, public relations, advertising, and media.



Recent Post

Syarat Mengembangkan Produk Hebat: Berani Bermimpi, Berjejaring, dan Beraksi

Syarat Mengembangkan Produk Hebat: Berani Bermimpi, Berjejaring, dan Beraksi

18 May 2012
Waspadai Penyakit “User Designer”

Waspadai Penyakit “User Designer”

16 May 2012
HTML5 Local Storage untuk Website Anda

HTML5 Local Storage untuk Website Anda

13 May 2012
Saat Website Anda Memerlukan Redesain

Saat Website Anda Memerlukan Redesain

12 May 2012
Panduan Singkat untuk Maintenance Website

Panduan Singkat untuk Maintenance Website

9 May 2012
Panduan Penulisan HTML/CSS ala Google

Panduan Penulisan HTML/CSS ala Google

9 May 2012
Style Tiles untuk Desainer Website

Style Tiles untuk Desainer Website

1 May 2012