Insight: bagaimana Google Buzz merubah bisnis anda
Oke, Google Buzz sudah beberapa hari diluncurkan. Banyak pendapat positif maupun negatif mengenai aplikasi baru buatan Google ini. Yang saya ingin tuliskan kali ini adalah, apa yang dapat dilakukan oleh Google Buzz terhadap bisnis anda.
Jika anda sebal dengan google buzz, maka anda bukan satu satunya. Menurut sebuah polling yang dilakukan oleh Mashable pada pengguna twitter, sekitar 50% orang tidak menyukainya. Jadi, apa yang anda rasakan memang wajar dan banyak dirasakan oleh orang lain.
Saya pribadi memang tidak begitu merasakan efeknya. Hanya saja satu hal yang menjengkelkan adalah, buzz-buzz itu memenuhi ‘message sent’ yang ada di Inbox, dan karena saya biasa memantau respon dari milist melalui folder sent ini, kacaulah jadinya. Lihat screenshot dibawah.
Nah, itu adalah satu hal yang dapat dilakukan Google Buzz. Menyebabkan anda (dan bisnis anda) bingung.
Dan bukan dalam hal sent items saja
Google Buzz, mirip seperti twitter, akan menyebabkan banyak brand bingung bagaimana cara berinteraksi.
Dalam sisi yang lain, Google Buzz terutama versi mobilenya nanti, akan dapat benar-benar merubah peta persaingan bisnis anda. Apalagi jika anda bergerak di bidang retail, atau restoran, atau franchise, yang mengandalkan lokasi. Terutama bisnis yang bergantung pada lokasi, dan kunjungan fisik dari para konsumen anda.
Saya telah menulis analisis yang cukup lengkap mengenai Google Buzz versi mobile di Blog saya dengan judul Apakah google buzz hanya trend sesaat? Anda benar benar harus membacanya kecuali anda memang tidak ingin tahu apa potensi Google buzz terhadap bisnis anda.
Hal ini dikarenakan fitur proximity, yang akan menampilkan buzz-buzz yang ada di tempat sekitar anda. Bayangkan jika restoran anda sedang ada promo dan anda bisa mengumumkannya kepada buzzer (pengguna google buzz) yang sedang berada di sekitar area anda.
Atau carrefour misalnya, dapat menggunakannya untuk mempromosikan diskon-diskon di rak/bagian tertentu dengan buzz. Juga di taman hiburan, dimana pengelola bisa memberikan bundling, atau diskon, atau pengumuman, dengan menggunakan Buzz.
Mungkin juga para pedagang di tanah abang, mempromosikan promosi dan diskonnya lewat Buzz! Atau, lomba perburuan harta karun oleh Toyota, Honda, BMW! Bisa juga untuk fast moving consumer goods yang mentarget anak anak, dengan tema eksplorasi alam menggunakan google buzz. The possibility is Endless!!
Tentu saja ini adalah satu alasan lagi mengapa anda harus membaca ulasan lengkap saya tentang mengapa Google Buzz tidak hanya menjadi trend sesaat.
Mereka yang dengan aktif memanfaatkan dan memantau perkembangan teknologi biasanya adalah mereka yang mampu menang dalam persaingan. Karena itu anda juga harus mulai waspada dengan adanya Google Buzz ini.
Kegagalan Google dalam peluncuran google wave, dan juga reputasi buruknya di dunia social internet tidak mengubah fakta bahwa raja online ini sekarang sedang mulai bangkit dan ini sesuatu yang perlu diwaspadai.
Kenyataan bahwa google mulai bergerak ke industri ponsel, persiapannya terhadap platform android, akuisisi beberapa perusahaan penengah iklan, dan launch dari google buzz ini bukan langkah yang tidak berhubungan.
Baca juga tulisan Kristiono Setyadi di blognya. Juga posting santai Toni masih tentang Google Buzz. Dan jangan lupa tonton film Eden of the east yang saya sebutkan untuk gambaran lebih jauh seperti apa potensi Google buzz di masa depan.
Apakah anda punya pendapat lain? Tuliskan pendapat anda disini



Sayangnya masih banyak yg menghubungkan google Buzz dengan update twitter, padahal Buzz ndak real time dalam nge-pull update dari twitter. Jadi sering banjir update dari twitter dari satu akun kalau si pemilih akun twitter aktif ngetweet. Nyebelin
Bener sih ini pak. Kita tunggu juga solusinya dari google mengenai yang satu ini. Sekalian deh mbahasnya bareng tentang cara curang google.
daripada saya jadi lebih sok tahu, mending ga comment banyak.
ga ikut2an deh soal insight2an LOL.
commentnya satu aja:
yg benar itu "mengubah", bukan "merubah"! :p
Hehehe…. tapi kan ciamik promonya kan bos?
Terima kasih banyak sarannya. insya Allah nextime diubah jadi mengubah
sebelum memprediksi apakah fitur proximity ini akan tenar, lebih baik refleksi saja setahun ini dengan pertanyaan:
1. berapa banyak pengguna BB yang mematikan ftur locationnya saat menggunakan twitter?
2. berapa banyak user twitter yang menyalakan fitur location di setting page twitter?
Coba di jawab ya mas Pitra,
1. fitur location dimatikan karena ada isu kalau ngetweet menggunakan fitur location memperboros penggunaan batre. Saya nggak ngerti bagaimana dengan ponsel lain, tapi sepertinya iPhone (yg sepertinya menggiurkan sekali promonya) punya daya tahan batre yang cukup tinggi. Itupun kalo isu itu benar.
2. ini kesalahan twitter menurut saya. Karena kebanyakan menggunakan twitter sebagai platform, dan nggak banyak yang ngunjungi setting di websitenya, kebanyakan orang nggak tau fitur ini.
Next insya Allah saya tulis tentang 'cara curang google' di Google Buzz
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by dhezign: KONYOL! ada orang sok tau nulis insight ttg google buzz -> http://b2l.me/gj5qq...