Social Search by Google – Langkah strategis menghadapi pertumbuhan Facebook
Bagi yang sudah baca beberapa berita di media online yang lain, anda pasti sudah dengar berita bahwa akhir tahun kemarin, google menguji coba social search pada beberapa user.
Social search sendiri adalah konsep pencarian yang juga melibatkan lingkaran teman dan relasi kita. Artinya, ke depannya hasil pencarian juga akan menampilkan blog, profile, dan mungkin gambar-gambar dari rekan atau relasi kita. Intinya google berusaha membawa kekuatan jaringan sosial ke search engine miliknya.
Lebih detail mengenai apa itu social search bisa langsung dibaca di wikipedia. Untuk pemahaman maksimal tentang apa itu social search.
Ada beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan disini.
Pertama, ini adalah sebuah langkah yang sangat strategis bagi google untuk menghadapi pertumbuhan social network besar seperti facebook.
Kita semua mengerti bahwa keunggulan utama dari social media adalah kemampuannya untuk saling menghubungkan orang yang satu dengan lainnya. Bisa berdasarkan kondisi di dunia nyata (teman IRL,In Real Life), ataupun berdasarkan minat, seperti milist dll.
Berangkat dari pemahaman itu, kita akan menyadari bahwa rekomendasi dari rekan-rekan kita akan memiliki impact yang lebih besar dibandingkan hasil pencarian di google. Bisa saja hasil search di google mengatakan bahwa sebuah restoran mempunyai pelayanan yang baik. Namun jika rekan kita berkata sebaliknya, maka saya yakin kita lebih percaya kepada rekan kita.
Dari sinilah google ingin membawa rekomendasi-rekomendasi ini ke search enginenya. Sepuluh tahun ini kita sudah sangat tergantung (dan kedepan akan lebih tergantung lagi) pada google (utamanya) untuk mencari informasi tentang sesuatu. Dan jika social search ini berhasil, maka ini akan membuat kita semakin tergantung dan tidak lepas dari google.
Ingat, pertumbuhan internet dua sampai tiga tahun belakangan ini sangat erat dipengaruhi oleh pertumbuhan social media. Usage/penggunaan social media meningkat lebih dari 83% tahun lalu. Selain itu, menurut Nielsen pada sebuah research di tahun 2007, 78% orang mempercayai rekomendasi konsumen lainnya. Dan hanya 14% yang percaya pada iklan.
Jika google ingin tetap menjadi tujuan utama di Internet, maka ia harus mulai memasukkan social media ke dalam portfolio pencarian mereka. Dan social search ini langkah yang sangat strategis mengingat youtube, picassa, dan orkut misalnya, sudah ada dalam genggaman mereka.
Kedua, SEO (search engine optimization) akan sangat jauh berubah. Karena saat social search ini semakin dewasa dan semakin canggih, maka setiap orang akan memiliki hasil pencarian yang berbeda.
Jika saya mengetikkan “restoran jepang diskon di Jakarta” pada google, hasilnya akan berbeda jika anda mengetikkannya. Karena lingkaran social yang kita miliki juga berbeda.
Akan sangat menarik melihat perubahan perilaku para ahli SEO di seluruh penjuru dunia. Mungkin ada yang kelabakan, mungkin juga ada yang senang. Tapi yang pasti, perubahan ini sangat menarik untuk diikuti.
Jika saya memiliki waktu, saya akan tulis di blog DheZign juga lebih dalam membahas tentang ini. Sementara itu anda juga dapat membaca ulasan tentang ini di dailysocial.
Bagaimana pendapat anda tentang langkah google ini?
picture is courtesy of bravenewme.com & devilsworkshop.org



Harusnya Yahoo! sudah lebih canggih. Kan Yahoo punya YQL. Ada YAP juga punya facebook di frontpage Yahoo!. Secara look, Yahoo!Search yang sekarang dibandingin dengan Google lebih canggihan Yahoo! ^^. IMHO